Sejak Rabu pagi Ihsan anak ke tiga kami tergeletak tak berdaya, badannya lemas karena muntah dan buang air besar terus menerus dengan konsistensi tinja yang lembek, dan untuk yang ke sekian kalinya buang air besarnya tinggal berupa air. Kami segera membawa Ihsan ke dokter anak langganan kami, sayang sekali antriannya cukup banyak. Karena panik, kami membawa Ihsan ke sebuah klinik yang masih satu komplek. Menurut pemeriksaan dokter, anak kami terkena gejala muntaber. Atas saran dokter, kami lakukan perawatan penuh terhadap anak kami, memberinya minum lebih banyak, oralit dan kuah sayuran.
Rabu hingga Kamis dini hari, Ihsan benar-benar tak berdaya, yang bisa ia lakukan hanya meringis dan mengaduh. Barulah Kamis pagi Ihsan mulai bangkit, meraih mainan dan mulai mau diberi makanan padat. Tetapi Jum’at sore ia kembali tak berdaya, kami panik dan segera membawa Ihsan ke dokter anak langganan kami. Alhamdulillah setelah ditangani dokter yang biasa memeriksa anak kami, Ihsan sekarang jauh lebih baik.
Sabtu pagi Ihsan telah kembali dengan sedikit senyum cerianya walaupun masih lemas. Ihsan saat ini berusia 2 tahun 5 bulan, anak paling ceria di antara tiga anak laki-laki kami. Beberapa bulan terakhir ia punya kebiasaan berteriak “Babeee gueee….!” sambil meloncat-loncat di atas ranjang. Kadang-kadang diantara teriakannya diselingi dengan nyanyian lagu kesukaannya “Biarlah”. Hari ini kami belum mendengar kebiasaan Ihsan dengan teriakan dan nyanyiannya mungkin Ihsan masih lemas. Semoga Allah SWT memberi kesembuhan bagi anak kami yang sakit. Amin
cepet sembuh buat ihsan
Kami sekeluarga ikut mendoakan kesembuhan Ihsan.
Alhamdulillah udah baikan. Semoga cepat pulih kembali
Nuhun atuh pak Usep, pami tos sehat deui mah..
Panginten tos hoyongeun adi .. eta teh pak.
Nuhun atuh pak Usep, pami tos sehat deui mah..
Panginten tos hoyongeun adi .. eta teh pak.
Semoga Ihsan bisa cepat sembuh, supaya bisa ceria lagi.
KALO MAU BIKIN BLOG, JANGAN LUPA MASUK “Leoxa.com”
(Themenya Keren Abiss & Bisa Pake Adsense)
Semoga Ihsan cepat kembali ke sediakala, sehat, lincah, bikin gemes semua orang. Hati-hati dengan makanannya ya Pak Usep!
Salam kenal mas Gajah yang (anehnya) KURUS…
Maaf baru bisa kunjungan balik..
Btw, saya juga pernah mengalami hal ini ketika si kaka berusia 8 bulan…
Semoga cepat sembuh ya Ihsan…
*2 kilo mah masih keneh mending meureun Pak, anak saya ngan menyisakan 6 kg di badannya waktu itu*
*andai bisa mentransfer lemak yg ada di badan ibunya*
Sedih membacanya … cepet sembuh yah dek, udah dibawa ke dokter mas? jangan terlambat
Mudah-mudahan cepat sehat kembali pak. aamiin. Hariwang murangkalih teudamang mah, sok asa geumpeur.
turut mendoakan
semoga cepat sembuh
yang sabar ya
Membaca cerita tentang Ihsan, jadi teringat pada anak saya 23 tahun lalu. Dia juga sama terserang muntaber, saking paniknya pagi dini hari saya bawa dia ke dokter anak, eh pintu gerbangnya masih terkunci dan ada herder besar menjaganya. Saya tak peduli, saya naik ke pintu pagar sementara ibu mertua menggendong anak yang sudah pingsan dan suami pegang stir. Duh paniknya, saya tidak peduli mempertaruhkan nyawa saya dengan anjing herder di rumah dokter, untunglah Sang dokter cepat datang. Alhamdulillah kini si anak sudah dewasa dan talentanya banyak sekali. Jadi percayalah Kang Usep, pasti Ihsan kelak akan menjadi anak yang hebat.
Jaga dia baik-baik ya?
Bila anak tengah sakit, rasanya jauh lebih sakit daripada kita sendiri yang sakit. Mudah2an Cep Ihsan tiasa sabihara sabihari deui sapertos biasana, dipasihan kesehatan salamina, Amien…
ahhh duarius ieu mah ngomentaranna……….
punten ah teu wantun heureuy..enggal damang nya usep eehh kasep
salam,
aku juga pernah sakit, bener-bener “gak nyaman”, semoga kita sehat semua.
salam dari daffa.